Menu Close

Membedakan Madu Hutan Asli dan Palsu

Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, disadari atau tidak, permintaan madu meningkat. Semua jenis madu, termasuk madu hutan, sekarang banyak diburu. Hal ini memang tidak mengherankan karena madu punya banyak sekali manfaat yang bagus untuk kesehatan kita. Akan tetapi, jauh sebelum pandemi melanda, masalah utama yang kerap dialami adalah masih maraknya madu palsu atau oplosan.

Pengetahuan akan perbedaan madu asli dan palsu ini memang penting. Sebab, jika tidak teliti bisa-bisa yang kita dapatkan adalah madu hutan dengan campuran air atau gula tambahan. Tentu saja kondisi tersebut amat merugikan dan perlu dihindari. Atas dasar keresahan itulah artikel ini ditulis dan secara khusus mengupas perbedaan madu asli dan palsu.

Cara membedakan madu asli dan palsu dengan mudah adalah meletakkannya di lemari pendingin selama satu hari penuh atau 24 jam. Langkah ini bisa ditempuh untuk mencari tahu apakah madu yang kita beli itu betul murni atau dicampurkan dengan air.

Jika madu hutan itu murni, meskipun dimasukkan ke dalam kulkas madu tersebut tidak akan menampilkan satu perbedaan mencolok. Sementara madu yang sudah dioplos dengan air, setelah dimasukkan ke dalam lemari pendingin sehari penuh maka akan terlihat airnya naik ke atas dan posisi madu aslinya berada di bawah air.

Langkah berikutnya untuk mengetahui madu asli atau palsu adalah menyentuhnya dengan jari tangan atau benda seperti sendok dan sebagainya. Untuk kita ketahui bersama, madu asli ketika disentuh dan diangkat tidak akan menetes. Hal ini karena madu, termasuk madu hutan, memiliki tekstur yang lengket dan karenanya saat disentuh dengan apa pun pasti menempel.

Kondisi berbeda jelas terjadi apabila madu yang akan atau sudah dibeli merupakan produk oplosan. Madu yang sudah dicampur dengan air umumnya akan menetes saat disentuh dan ditarik ke atas. Jika madu yang anda beli demikian, maka sudah sepatutnya anda menaruh curiga.

Cara mudah selanjutnya adalah dengan bantuan air. Langkah ini bisa dilakukan dengan memperhatikan madu hutan saat dicampurkan dengan air mineral. Adapun caranya adalah dengan mencampurkan satu sendok teh madu ke dalam gelas berisi air. Setelah diaduk, diamkan barang sebentar.

Selanjutnya anda tinggal perhatikan saja apakah madu itu larut atau tidak. Jika yang anda lihat madu tersebut larut dengan air, maka bisa dipastikan madu itu tidak murni atau palsu. Sedangkan madu asli akan menunjukkan reaksi sebaliknya, yaitu tidak larut dan malah menggumpal untuk kemudian mengendap di dasar gelas.

Cara berikutnya membedakan madu hutan asli dan palsu adalah dengan tes pembakaran. Langkah ini bisa dilakukan dengan bantuan korek api kayu atau batang. Anda tinggal mengoleskan ujung korek kayu dengan madu. Jika korek tetap menyala, maka madu yang telah dioleskan itu asli. Sementara madu palsu reaksinya malah kebalikannya. Hal itu karena madu palsu bisanya sudah dioplos dengan air sehingga jika digesekkan ujung batang korek tidak menyala.

Terakhir, upaya membedakan madu asli atau palsu bisa dengan memperhatikan semut. Diketahui, jika banyak semut mengerubungi madu, maka madu tersebut sudah ditambahkan dengan gula. Akan tetapi, madu hutan asli juga bisa saja dihampiri semut. Hanya saja, semut yang mengelilingi madu itu jumlahnya sangat sedikit atau jauh lebih sedikit dengan madu yang sudah ditambahkan dengan gula.

Itulah langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mencari tahu perbedaan madu hutan asli dan palsu. Besar harapan artikel ini bisa membantu pembaca agar terhindar membeli madu palsu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *