Menu Close

Manfaat Daun Tempuyung dan Keji Beling Pada Batugin untuk Mengatasi Batu Ginjal

batugin untuk batu ginjal

Batugin merupakan obat herbal yang digunakan untuk meluruhkan batu ginjal yang menyumbat saluran kemih. Sumbatan inilah yang menyebabkan Anda sulit untuk buang air kecil bahkan merasa sakit ketika harus melakukannya. Namun, Batugin bisa menjadi salah satu pilihan Anda untuk membantu mengatasi penyakit batu ginjal ini. 

Tersedia dalam kemasan botol 120 ml dan 300 ml serta kemasan sachet 15 ml, Batugin diformulasikan dengan tanaman herbal, seperti daun tempuyung dan daun keji beling. Lalu, apa saja manfaat kedua tanaman herbal ini untuk kesehatan? Berikut ulasan selengkapnya. 

  1. Daun Tempuyung

Daun tempuyung atau Sonchus arvensis L. merupakan salah satu tumbuhan yang masuk dalam daftar Tumbuhan Obat Tradisional Indonesia (TOTI). Tumbuhan ini banyak ditemukan di Jawa, khususnya pada daerah yang curah hujannya tinggi dengan ketinggian 50-1650mdpl. 

Tumbuhan herbal yang bisa hidup di mana saja, termasuk tembok, tebing, dan bebatuan ini memiliki beberapa nama daerah, seperti Lobak Air, Lempung Jombang, Galibug dan sebagainya. Tumbuhan ini memiliki batang yang tingginya sekitar 65-150 cm dan berbulu, sedangkan daunnya berbentuk lonjong dengan bagian tepi yang bergerigi berwarna hijau keunguan.

Di Indonesia, tumbuhan ini sering digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit, salah satunya adalah batu ginjal. Itulah mengapa, tumbuhan bernama latin Sonchus arvensis L. ini menjadi salah satu kandungan dalam Batugin. 

Berikut beberapa manfaat yang bisa didapat dari mengonsumsi daun tempuyung.

  • Mengatasi batu ginjal

Daun tempuyung terkenal kaya akan kandungan kalium yang bermanfaat dalam mengatasi batu ginjal. Kalium bekerja dengan cara menguraikan kalsium karbonat dan zat-zat lain yang menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Tujuannya, adalah agar batu ginjal bisa dikeluarkan dengan mudah lewat urine ketika Anda buang air kecil. 

  • Mengatasi peradangan

Selain mengandung kalium, daun yang menjadi salah satu kandungan utama dalam Batugin ini juga mengandung senyawa antiradang yang bermanfaat untuk mengatasi peradangan di dalam tubuh. Untuk mendapat khasiatnya, Anda tinggal merebus daun tempuyung dan meminum air rebusannya. 

  • Menurunkan kadar asam urat

Kristal asam urat yang mengendap di pembuluh darah seringkali menimbulkan rasa nyeri pada persendian. Namun, berbagai kandungan yang terdapat pada daun tempuyung dipercaya dapat melarutkan kristal asam urat ini. 

Sama seperti penyakit batu ginjal tadi, kandungan yang terdapat pada daun ini bekerja dengan cara melarutkan kristal asam urat sehingga bisa dikeluarkan melalui urine.

  1. Daun keji beling

Selain daun tempuyung, Batugin juga mengandung daun keji beling. Daun yang memiliki nama latin Strobilanthes crispus ini sebenarnya berasal dari Madagaskar, tapi dibudidayakan hingga ke Indonesia.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Universiti Sains Malaysia, tanaman yang juga dikenal dengan nama pecah beling ini mengandung vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, kafein dan zat gizi lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan. 

Tak hanya membantu mengatasi penyakit batu ginjal, tanaman yang menjadi salah satu kandungan pada Batugin ini juga memiliki sejumlah manfaat lainnya.  

Berikut beberapa khasiat dari daun pecah beling untuk kesehatan yang bisa Anda rasakan.

  • Mengobati Diabetes

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2006, teh yang mengandung daun keji dapat mengurangi gula darah pada tikus. Penelitian ini juga menemukan bahwa daun keji beling mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat daun keji beling dalam mengobati diabetes ini. 

  • Mengobati kulit gatal

Daun yang disebut sambang geteh oleh orang Jawa ini juga dapat mengatasi tubuh yang gatal-gatal akibat ulat atau semut hitam. Caranya adalah dengan mengoleskan langsung daun keji beling pada bagian tubuh yang gatal. 

Itulah beberapa manfaat dari daun tempuyung dan keji beling pada Batugin. Apabila memiliki alergi terhadap salah satu kandungan pada obat tersebut, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *