Menu Close

Khasiat Jahe Dalam Bintang Toedjoe Masuk Angin

Jahe adalah tanaman yang berasal dari Asia Tenggara. Jahe dianggap sebagai rempah paling sehat (dan paling lezat) di seluruh dunia. Jahe masuk ke dalam keluarga Zingiberaceae, dan dekat dengan kunyit. Jahe bisa Anda digunakan dalam bentuk segar, kering, dan juga bubuk. Ada pula minyak jahe.

Jahe merupakan sebuah bahan yang cukup lazim dijumpai dalam resep makanan, dan terkadang ditambahkan ke dalam kosmetik atau makanan olahan. Karena sifat kesehatan yang dimilikinya, bahkan jahe sering digunakan dalam obat herbal seperti Bintang Toedjoe masuk angin

Jahe memiliki riwayat yang cukup lama digunakan untuk berbagai bentuk pengobatan tradisional dan alternatif. Jahe digunakan untuk membantu mengatasi pencernaan serta mengurangi rasa mual. Selain itu, jahe digunakan untuk membantu melawan flu. Bukan hal yang aneh apabila kemudian jahe digunakan sebagai salah satu bahan utama dalam Bintang Toedjoe masuk angin, yang sama seperti namanya, efektif untuk mengatasi masuk angin.

Aroma dan rasa yang unik dari jahe berasal dari minyak alaminya, dengan yang paling penting adalah gingerol. Gingerol adalah senyawa bioaktif utama pada jahe. Gingerol juga bertanggungjawab akan semua sifat medis jahe. Gingerol memiliki efek anti peradangan dan antioksidan yang kuat. Contohnya, gingerol yang ada pada jahe dapat membantu mengurangi stres oksidatif. Stres oksidatif ini disebabkan karena jumlah radikal bebas berlebih di dalam tubuh. 

Selain meredakan masuk angin, jahe juga sangat efektif untuk melawan mual. Jahe dapat membantu meringankan gejala mual dan muntah pada orang-orang yang sedang menjalani jenis operasi tertentu. Jahe juga dapat membantu mengatasi mual yang berhubungan dengan chemotherapy. Akan tetapi, studi besar pada manusia perlu dilakukan untuk dapat mengonfirmasi hal ini. Menurut sebuah review 12 studi yang melibatkan total 1278 ibu hamil, 1,1 hingga 1,5 gram jahe dapat mengurangi gejala mual secara signifikan. Namun, tinjauan tersebut juga menyimpulkan bahwa jahe tidak memiliki efek apapun terhadap muntah. Meskipun jahe dianggap sebagai sebuah tanaman herbal yang aman, konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum Anda mengonsumsinya dalam jumlah besar, terutama apabila Anda sedang hamil. Sangat direkomendasikan bagi para ibu hamil yang sebentar lagi akan melahirkan atau sebelumnya pernah mengalami keguguran untuk menghindari konsumsi jahe sepenuhnya. Ini disebabkan karena jahe memiliki kontraindikasi dengan riwayat pendarahan vagina dan gangguan pembekuan darah. 

Jahe juga memainkan peran penting dalam menurunkan berat badan, menurut sebuah studi yang dilakukan pada hewan dan manusia. Review tahun 2019 menyimpulkan bahwa suplementasi jahe secara signifikan dapat mengurangi berat badan, rasio pinggul-pinggang, dan rasio pinggul pada orang-orang yang kelebihan berat badan atau menderita obesitas. Peserta penelitian tersebut mendapatkan dosis harian yang tinggi, sebesar 2 gram bubuk jahe dalam waktu 12 minggu.

Review tahun 2019 pada makanan juga berkesimpulan bahwa jahe mempunyai efek yang positif terhadap obesitas dan penurunan berat badan. Akan tetapi, studi tambahan masih perlu dilakukan. Bukti yang mendukung kemampuan jahe dalam mencegah dan mengatasi obesitas lebih terlihat pada studi hewan. Tikus yang mengonsumsi air jahe atau ekstrak jahe secara konsisten melihat adanya penurunan berat badan, bahkan di saat mereka diberi makan makanan tinggi lemak. 

Manfaat-manfaat untuk kesehatan dari jahe tersebut di atas ada karena kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif dalam jahe. Bukan menjadi hal yang aneh apabila jahe menjadi salah satu bahan aktif dalam Bintang Toedjoe masuk angin. Jahe memiliki manfaat yang kuat untuk tubuh dan otak. Jahe merupakan salah satu superfood yang perlu Anda coba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *