Menu Close

Cegah Gigitan Nyamuk dengan Minyak Sereh Cap Lang

Minyak sereh cap lang merupakan salah satu merek minyak sereh yang banyak beredaran di pasaran dan dijual dengan bebas. Minyak satu ini memiliki khasiat untuk mencegah gigitan nyamuk dan meredakan nyeri otot. 

Minyak sereh cap lang memiliki kandungan 100% ekstrak minyak sitronela yang yang dipercaya memiliki wangi khas yang tidak disukai nyamuk dan serangga lainnya. Minyak sitronela memiliki fungsi lain sebagai pelancar peredaran darah ketika digosokkan ke tubuh, meredakan pegal-pegal, dan nyeri sendiri.

Minyak sitronela merupakan minyak esensial yang terbuat dari penyulingan tanaman rumput Asia dalam genus Cymbopogon. Sitronela merupakan rumput harus yang namanya berasal dari bahasa Perancis yang memiliki arti “lemon balm” karena aroma bunganya yang mirip aroma jeruk.

Seperti banyak minyak esensial, minyak sitronela memiliki manfaat tertentu. Manfaat dari minyak ini banyak digunakan di Cina dan Indonesia selama berabad-abad untuk mengobati berbagai penyakit seperti infeksi dan ruam, serta kondisi kesehatan lainnya. Minyak sitronela saat ini lebih dikenal sebagai bahan penolak serangga alami, tetapi ada manfaat lainnya selain penolak serangga. Berikut beberapa manfaat lainnya dari minyak sereh cap lang.

  1. Obat nyamuk

Sebuah tinjauan 2011 dari 11 studi melihat efektivitas berbagai persiapan minyak sitronella dalam mencegah gigitan nyamuk. Disimpulkan bahwa menggunakan minyak sereh bersama dengan vanilin (ditemukan dalam biji vanili) memberikan perlindungan nyamuk hingga tiga jam.

  1. Agen antijamur

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa minyak sereh memiliki sifat antijamur yang dapat mencegah tubuh mengalami masalah kesehatan yang disebabkan oleh jamur. Studi pada tahun 2013 juga mengevaluasi mengenai aktivitas antijamur pada minyak sitronela terhadap jamur jenis Aspergillus niger. Jamur satu ini diduga menyebabkan infeksi paru-paru dan sinus pada orang yang memiliki sistem kekebalan yang lemah.

Studi tersebut menemukan bahwa minyak sitronela memiliki kemampuan untuk menghancurkan dinding sel jamur dan membunuh organisme di dalam sel yang dapat menyebabkan infeksi. Hal ini mendorong para peneliti untuk menyarankan minyak sitronela memiliki potensi untuk digunakan sebagai bahan alami yang aman dan ramah lingkungan.

Sebuah studi sebelumnya melihat aktivitas antibakteri dan antijamur dari sepuluh minyak esensial dan menemukan bahwa minyak sitronela efektif melawan semua 12 jamur yang diuji. Studi yang sama menemukan bahwa minyak sitronela berhasil menghambat 15 dari 22 bakteri, sedangkan minyak kayu putih, peppermint, dan jeruk efektif melawan semua 22 strain bakteri.

  1. Penyembuh luka

Berdasarkan penelitian terbaru, minyak sitronela memiliki potensi untuk mempercepat penyembuhan luka. Ini mungkin sangat penting bagi penderita diabetes, karena luka cenderung sembuh lebih lambat dengan kondisi ini.

Dalam studi hewan tahun 2016, para peneliti melihat efek minyak sitronela pada penyembuhan luka yang terinfeksi Candida pada model tikus diabetes. Minyak sitronela memiliki efek antijamur dan antiinflamasi. Para peneliti menyarankan bahwa kombinasi dari dua faktor ini menyebabkan penyembuhan luka yang lebih cepat.

  1. Efek fisiologi dari penghirupan

Sebuah studi tahun 2001 mempelajari efek menghirup minyak esensial serai, lavender, dan rosemary. Lavender ditemukan memiliki efek relaksasi dan rosemary ditemukan memiliki efek stimulasi pada otak. Citronella, di sisi lain, memiliki efek di antara yang lebih kompleks. Para penulis menyarankan bahwa efek citronella dapat bervariasi pada setiap individu.

Minyak sereh cap lang hanya dapat digunakan pada bagian luar tubuh yang membutuhkan pengobatan dan tidak untuk ditelan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *